Oct 14, 2026
factcheck

Hasil Shopee Cup Tidak Pengaruhi Ranking AFC, Ini Penjelasannya

Pertanyaan mengenai apakah hasil pertandingan Shopee Cup ASEAN Club Championship 2026 yang diikuti oleh Borneo FC dan Persib Bandung berpengaruh terhadap pembaruan ranking Liga Indonesia di konfederas...

Hasil Shopee Cup Tidak Pengaruhi Ranking AFC, Ini Penjelasannya

Pertanyaan mengenai apakah hasil pertandingan Shopee Cup ASEAN Club Championship 2026 yang diikuti oleh Borneo FC dan Persib Bandung berpengaruh terhadap pembaruan ranking Liga Indonesia di konfederasi sepak bola Asia (AFC) menjadi topik yang perlu diverifikasi secara cermat. Berdasarkan penelusuran terhadap dokumen regulasi kompetisi dan sistem penilaian peringkat yang berlaku, jawabannya adalah tidak. Hasil dari turnamen antar-klub ASEAN tersebut tidak masuk dalam kalkulasi pembaruan ranking AFC untuk liga domestik maupun klub.

Verifikasi dilakukan dengan menelaah kerangka penilaian yang digunakan AFC dalam menyusun peringkat kompetisi klub dan asosiasi anggota. Data menunjukkan bahwa sistem penilaian AFC memiliki cakupan yang terbatas pada kompetisi resmi yang berada langsung di bawah payung konfederasi, bukan pada turnamen regional yang diselenggarakan oleh federasi ASEAN.

Klaim yang Beredar di Kalangan Penggemar

Klaim bahwa hasil Shopee Cup ASEAN Club Championship 2026 dapat memengaruhi posisi Liga Indonesia dalam pembaruan ranking AFC muncul dari sejumlah diskusi penggemar sepak bola nasional. Narasi yang beredar menyebutkan bahwa penampilan klub-klub Indonesia di turnamen regional tersebut berpotensi mengerek peringkat liga domestik di mata AFC.

Klaim: "Hasil Shopee Cup ASEAN Club Championship 2026 yang diikuti Borneo FC dan Persib Bandung masuk dalam update ranking Liga Indonesia di AFC."

Fakta: Turnamen tersebut tidak termasuk dalam kompetisi yang dihitung dalam sistem penilaian peringkat klub dan asosiasi AFC.

Berdasarkan verifikasi terhadap kerangka regulasi yang diterbitkan AFC, sistem peringkat asosiasi anggota disusun berdasarkan performa klub-klub peserta di kompetisi klub AFC, yaitu AFC Champions League Elite, AFC Champions League Two, dan AFC Challenge League. Selain itu, penilaian juga mempertimbangkan aspek kompetisi domestik masing-masing asosiasi, seperti kualitas liga, tata kelola, dan pemenuhan kriteria teknis tertentu.

Dasar Penilaian Ranking AFC

Data menunjukkan bahwa AFC menggunakan metodologi penilaian yang dirancang untuk mengukur kekuatan kompetisi klub di level konfederasi. Sumber resmi menyebutkan bahwa poin peringkat klub dan asosiasi dikumpulkan dari hasil pertandingan di turnamen yang secara langsung diselenggarakan atau dinaungi AFC.

Turnamen Shopee Cup ASEAN Club Championship merupakan kompetisi yang diselenggarakan dalam lingkup federasi sepak bola ASEAN (AFF), bukan AFC. Karena berada di luar struktur kompetisi AFC, hasil pertandingan di turnamen ini tidak dimasukkan sebagai komponen perhitungan dalam pembaruan ranking AFC. Hal ini bertentangan dengan anggapan sebagian pihak yang menyamakan kedudukan turnamen regional dengan kompetisi klub AFC.

Dengan demikian, meskipun Borneo FC dan Persib Bandung mencatat hasil tertentu di ajang tersebut, capaian itu tidak akan tercermin dalam perubahan peringkat Liga Indonesia maupun peringkat klub Indonesia dalam daftar AFC. Bukti ini konsisten dengan praktik yang berlangsung pada edisi-edisi sebelumnya, di mana hasil turnamen regional ASEAN tidak pernah dimasukkan ke dalam kalkulasi peringkat AFC.

Implikasi bagi Klub dan Liga Domestik

Meski tidak berdampak pada ranking AFC, partisipasi klub Indonesia di turnamen regional tetap memiliki nilai kompetitif tersendiri. Ajang ini menjadi wahana untuk mengukur kemampuan klub dalam persaingan antarnegara di kawasan ASEAN. Namun demikian, penting untuk membedakan antara nilai kompetitif sebuah turnamen dan pengaruhnya terhadap sistem peringkat resmi konfederasi.

Sumber resmi mengenai sistem peringkat AFC menegaskan bahwa hanya pertandingan di kompetisi klub AFC yang menghasilkan poin peringkat. Oleh karena itu, penilaian terhadap performa liga Indonesia dalam konteks AFC harus merujuk pada hasil kompetisi yang tepat, bukan pada turnamen regional yang berada di luar cakupan penilaian tersebut.

Verifikasi ini menegaskan bahwa klaim yang menyatakan hasil Shopee Cup memengaruhi pembaruan ranking AFC tidak didukung oleh bukti regulasi yang ada. Data menunjukkan pemisahan yang jelas antara kompetisi di bawah AFC dan turnamen yang diselenggarakan federasi regional. Menyimpulkan sebaliknya tanpa dasar dokumen resmi berpotensi menyesatkan pemahaman publik mengenai cara kerja peringkat konfederasi.

Kesimpulan Verifikasi

Berdasarkan penelusuran terhadap kerangka regulasi dan sistem penilaian yang berlaku, klaim bahwa hasil Shopee Cup ASEAN Club Championship 2026 masuk dalam pembaruan ranking Liga Indonesia di AFC tidak akurat. Turnamen tersebut tidak termasuk dalam cakupan perhitungan peringkat AFC, sehingga hasil pertandingan Borneo FC dan Persib Bandung di ajang itu tidak berpengaruh terhadap posisi liga domestik maupun klub Indonesia dalam daftar peringkat konfederasi.

Bukti menunjukkan bahwa hanya kompetisi klub resmi AFC yang menjadi komponen penilaian peringkat. Rating untuk klaim yang beredar adalah MISLEADING, karena mencampuradukkan turnamen regional dengan sistem penilaian konfederasi yang memiliki cakupan berbeda. Masyarakat disarankan merujuk pada dokumen resmi AFC untuk memahami metodologi peringkat yang berlaku.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS oky-pratista

Reporter Hukum. Fokus pada mafia peradilan, judicial corruption, dan reformasi hukum.

Comments (0)

User