Saturday, 04 July 2026
HOMECARI
Nasional

Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik, Mahalkah?

admin — 04 July 2026, 09:01
Daftar Isi
  1. Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik Dipengaruhi Banyak Faktor
  2. Komponen Biaya yang Perlu Diperhitungkan
  3. Penambahan Daya Listrik Menjadi Faktor Penting
  4. Jenis Home Charger yang Umum Digunakan
  5. Simulasi Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik
  6. Apakah Home Charger Wajib Dimiliki?
  7. Tips Menghemat Biaya Pemasangan Home Charger
  8. Kesimpulan
  9. FAQ Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik
  10. Berapa biaya pasang home charger mobil listrik di rumah?
  11. Apakah home charger selalu gratis saat membeli mobil listrik?
  12. Apakah harus menambah daya listrik untuk memasang home charger?
  13. Berapa lama pengisian mobil listrik menggunakan home charger?
  14. Apakah lebih hemat mengisi daya di rumah dibanding SPKLU?

Biaya pasang home charger mobil listrik menjadi salah satu hal yang wajib diperhitungkan sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik.

Pasalnya, keberadaan home charger dapat memberikan kemudahan bagi pemilik kendaraan untuk melakukan pengisian daya langsung di rumah tanpa harus mengandalkan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Saat ini, penggunaan mobil listrik di Indonesia terus mengalami peningkatan. Beragam merek mulai dari BYD, Wuling, Hyundai, Chery, hingga Aion menawarkan kendaraan listrik dengan teknologi yang semakin canggih.

Namun, selain harga kendaraan, calon konsumen juga perlu memahami berbagai biaya tambahan yang mungkin muncul, termasuk biaya instalasi pengisian daya di rumah.

Lantas, berapa sebenarnya biaya yang perlu dikeluarkan untuk memasang home charger mobil listrik? Berikut ulasan lengkapnya.

Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik Dipengaruhi Banyak Faktor

Ketika membahas biaya pasang home charger mobil listrik, tidak ada angka pasti yang berlaku untuk semua rumah.

Besarnya biaya sangat dipengaruhi oleh kondisi instalasi listrik yang sudah ada, kapasitas daya rumah, jenis charger yang digunakan, hingga jarak antara panel listrik dengan lokasi pemasangan charger.

Rumah dengan instalasi listrik yang sudah modern dan memiliki kapasitas daya besar biasanya memerlukan biaya yang lebih rendah.

Biaya pasang home charger mobil listrik

Sebaliknya, apabila kapasitas listrik rumah masih terbatas, pemilik kendaraan mungkin perlu melakukan penambahan daya terlebih dahulu yang tentu membutuhkan biaya tambahan.

Selain itu, setiap merek mobil listrik yang ada di Indonesia juga memiliki spesifikasi charger yang berbeda.

Ada produsen yang memberikan perangkat charger secara gratis saat pembelian kendaraan, namun ada pula yang menjualnya secara terpisah.

Komponen Biaya yang Perlu Diperhitungkan

Sebelum memasang home charger, ada beberapa komponen biaya yang wajib diperhatikan oleh calon pengguna kendaraan listrik.

Komponen pertama adalah perangkat charger itu sendiri. Harga home charger biasanya berkisar antara Rp5 juta hingga Rp15 juta tergantung kapasitas daya, fitur keamanan, dan merek yang digunakan.

Untuk charger berkapasitas 7 kW yang umum digunakan di rumah, harganya rata-rata berada di kisaran Rp7 juta hingga Rp12 juta.

Biaya pasang home charger mobil listrik

Komponen kedua adalah biaya instalasi. Pekerjaan instalasi meliputi pemasangan kabel, panel pengaman tambahan, MCB khusus, hingga konfigurasi sistem kelistrikan.

Biaya pemasangan umumnya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp10 juta tergantung tingkat kesulitan pekerjaan.

Karena itu, total biaya yang harus disiapkan bisa berbeda pada setiap rumah. Semakin kompleks instalasinya, maka biaya yang dikeluarkan juga akan semakin besar.

Penambahan Daya Listrik Menjadi Faktor Penting

Salah satu penyebab meningkatnya biaya pasang home charger mobil listrik adalah kebutuhan penambahan daya listrik rumah.

Sebagian besar home charger membutuhkan daya yang cukup besar agar proses pengisian berjalan optimal.

Misalnya charger 7 kW membutuhkan kapasitas listrik rumah yang lebih tinggi dibandingkan kebutuhan rumah tangga biasa.

Jika saat ini rumah masih menggunakan daya 2.200 VA atau 3.500 VA, kemungkinan besar pemilik perlu melakukan upgrade menjadi 5.500 VA, 7.700 VA, bahkan lebih tinggi tergantung spesifikasi kendaraan dan charger yang digunakan.

Biaya tambah daya sendiri dapat bervariasi sesuai kebijakan PLN dan kebutuhan pelanggan.

Oleh karena itu, penting untuk melakukan pengecekan terlebih dahulu sebelum memutuskan membeli kendaraan listrik.

Jenis Home Charger yang Umum Digunakan

Pemilik kendaraan listrik perlu mengetahui bahwa terdapat beberapa jenis home charger yang tersedia di pasaran.

Jenis pertama adalah charger AC dengan kapasitas sekitar 3,3 kW hingga 7 kW. Charger ini paling banyak digunakan di rumah karena biaya pemasangan relatif lebih terjangkau dan tidak membutuhkan kapasitas listrik yang terlalu besar.

Pengisian daya menggunakan charger AC biasanya membutuhkan waktu sekitar 6 hingga 10 jam tergantung kapasitas baterai kendaraan.

Baca juga: Biaya Kepemilikan Wuling Cloud EV Sampai 105 Ribu Km, Simak Sebelum Beli

Oleh sebab itu, metode ini sangat cocok dilakukan pada malam hari saat kendaraan tidak digunakan.

Jenis kedua adalah charger jenis AC yang berkapasitas lebih besar, seperti 11 kW hingga 22 kW. Charger ini mampu mempercepat proses pengisian, namun membutuhkan instalasi listrik yang lebih kompleks serta daya listrik rumah yang lebih tinggi.

Lantaran kebutuhan infrastrukturnya lebih besar, biaya pemasangan untuk charger jenis ini juga cenderung lebih mahal dibandingkan charger standar.

Simulasi Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik

Agar lebih mudah dipahami, berikut simulasi sederhana mengenai biaya pasang home charger mobil listrik.

Misalnya seseorang membeli mobil listrik yang sudah mendapatkan perangkat charger gratis dari pabrikan.

Dalam kondisi ini, biaya yang perlu disiapkan hanya untuk instalasi. Jika jarak panel listrik ke lokasi charger sekitar 10 meter dan tidak memerlukan penambahan daya, biaya instalasi biasanya berada di kisaran Rp2 juta hingga Rp5 juta.

Namun jika rumah memerlukan penambahan daya listrik serta jalur kabel yang lebih panjang, total biaya bisa mencapai Rp10 juta hingga Rp20 juta atau bahkan lebih tergantung kondisi di lapangan.

Maka dari itu, setiap calon pemilik kendaraan listrik sebaiknya meminta survei terlebih dahulu sebelum melakukan pemasangan agar mendapatkan estimasi biaya yang lebih akurat.

Apakah Home Charger Wajib Dimiliki?

Banyak calon pengguna mobil listrik bertanya apakah home charger wajib dimiliki atau tidak.

Secara teknis, kendaraan listrik tetap dapat diisi menggunakan fasilitas SPKLU yang kini jumlahnya semakin banyak di berbagai kota besar Indonesia.

Namun mengandalkan SPKLU sepenuhnya tentu kurang praktis, terutama bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi setiap hari.

Dengan adanya home charger, proses pengisian daya menjadi jauh lebih mudah karena kendaraan dapat diisi saat malam hari.

Ketika pagi tiba, baterai sudah dalam kondisi penuh dan siap digunakan kembali. Selain itu, biaya pengisian daya di rumah umumnya lebih mudah dikontrol karena menggunakan tarif listrik rumah tangga yang sudah diketahui sejak awal.

Tips Menghemat Biaya Pemasangan Home Charger

Sebelum melakukan pemasangan, ada beberapa langkah yang dapat membantu menekan pengeluaran.

Pertama, lakukan survei instalasi listrik rumah terlebih dahulu. Dengan mengetahui kondisi kelistrikan secara detail, pemilik kendaraan dapat menghindari biaya tambahan yang tidak diperlukan.

Kedua, pilih lokasi pemasangan charger yang dekat dengan panel listrik utama. Semakin pendek jalur kabel yang digunakan, maka biaya instalasi biasanya akan semakin murah.

Ketiga, manfaatkan program bundling dari pabrikan kendaraan listrik. Saat ini beberapa merek menawarkan paket pembelian yang sudah mencakup charger dan biaya instalasi tertentu sehingga konsumen bisa menghemat pengeluaran.

Kesimpulan

Biaya pasang home charger mobil listrik sangat bervariasi tergantung kondisi rumah, kapasitas listrik, jenis charger, serta tingkat kesulitan instalasi.

Secara umum, biaya yang perlu disiapkan berkisar mulai dari Rp2 juta hingga lebih dari Rp20 juta jika termasuk penambahan daya listrik dan pekerjaan instalasi tambahan.

Baca juga: Segini Biaya Cas Mobil Listrik Neta V dari Jakarta ke Semarang

Meski membutuhkan investasi awal, keberadaan home charger memberikan kenyamanan yang sangat besar bagi pemilik kendaraan listrik.

Pengisian daya menjadi lebih praktis, efisien, dan dapat dilakukan kapan saja tanpa harus bergantung pada SPKLU.

FAQ Biaya Pasang Home Charger Mobil Listrik

  • Berapa biaya pasang home charger mobil listrik di rumah?

Biayanya umumnya berkisar antara Rp2 juta hingga Rp20 juta tergantung kondisi instalasi, kebutuhan kabel, serta penambahan daya listrik.

  • Apakah home charger selalu gratis saat membeli mobil listrik?

Tidak selalu. Beberapa merek memberikan charger gratis, sementara merek lainnya menawarkan charger sebagai aksesori tambahan atau paket tertentu.

  • Apakah harus menambah daya listrik untuk memasang home charger?

Tergantung kapasitas listrik rumah dan spesifikasi charger yang digunakan. Beberapa rumah memerlukan upgrade daya agar proses pengisian berjalan optimal.

  • Berapa lama pengisian mobil listrik menggunakan home charger?

Untuk charger AC 7 kW, waktu pengisian umumnya berkisar 6 hingga 10 jam tergantung kapasitas baterai kendaraan.

  • Apakah lebih hemat mengisi daya di rumah dibanding SPKLU?

Dalam banyak kasus, pengisian daya di rumah lebih praktis dan biaya listriknya dapat diprediksi dengan lebih mudah dibandingkan pengisian di fasilitas umum.

Penulis: Rizen Panji

Editor: Santo Sirait

Sumber: Carmudi Indonesia

a
admin⏱ 6 menit baca

admin adalah kontributor di Lurusin. Artikel ini diterbitkan pada 04 July 2026.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!