Singa Atlas Tebar Ancaman
HOUSTON, NusaBaliSetelah menyingkirkan Belanda melalui drama adu penalti pada fase 32 besar Piala Dunia 2026, Timnas Maroko kini sudah siap menghadapi tantangan berikut di 16 besar mengahadapi tuan rumah Kanada di Houston Stadium pada Minggu (5/7) pukul 01.00 WITA. Seperti diketahui, Maroko datang dengan status yang berbeda. Atlas Lions masih membawa ambisi besar setelah mencetak sejarah pada Piala Dunia 2022 di Qatar sebagai tim Afrika pertama yang mencapai babak semifinal. Empat tahun berselang, Maroko membuktikan pencapaian tersebut bukan kebetulan. Mereka memuncaki grup setelah menahan imbang Brasil, lalu menyingkirkan Belanda pada babak 32 besar.Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, menegaskan anak asuhnya tidak gentar menghadapi siapapun selama mampu menampilkan permainan terbaik. “Kami mengatakan kepada para pemain bahwa tidak ada yang bisa menghentikan kami jika kami memainkan sepak bola terbaik kami. Tetapi tidak ada tim yang tak terkalahkan,” ujar Ouahbi seperti dikutip dari FIFA, kemarin. Ouahbie menegaskan timnya tidak ingin perjalanan mereka berakhir di babak 16 besar. "Jika kami melakukan kesalahan, kami akan pulang. Kami harus memastikan memiliki semua senjata yang dibutuhkan dan memanfaatkannya sebaik mungkin agar bisa melangkah sejauh mungkin," lanjutnya.Sementara, tuan rumah Kanada menjalani perjalanan yang relatif mulus menuju babak 32 besar. Mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan pembuka mereka. Yaitu hasil imbang 1-1 melawan Bosnia dan Herzegovina serta kemenangan telak 6-0 atas Qatar. Namun, kemenangan terakhir itu harus dibayar mahal, karena gelandang Sassuolo, Ismael Kone, mengalami patah kaki. Kekalahan 2-1 dari Swiss pada pertandingan terakhir Grup B ternyata tidak berpengaruh pada hasil akhir. Kemenangan 1-0 mereka atas Afrika Selatan di babak 32 besar merupakan pertandingan yang berlangsung hati-hati dan dapat diprediksi, mengingat kedua tim sama-sama berada di wilayah yang belum pernah mereka jelajahi sebelumnya, yaitu penampilan perdana mereka di babak gugur Piala Dunia.Pelatih Timnas Kanada, Jesse Marsch, mengakui timnya menghadapi tantangan yang sangat berat saat berjumpa Timnas Maroko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Menurut Marsch, mempersiapkan pertandingan melawan wakil Afrika tersebut terasa seperti "mimpi buruk", mengingat kualitas yang dimiliki lawannya. Meski demikian, Marsch menegaskan anak asuhnya tidak gentar menghadapi salah satu tim paling konsisten di turnamen. "Persiapan menghadapi Maroko seperti mimpi buruk yang mengerikan. Namun, kami ingin berada di sini dan kami memang berharap bisa berada di tahap ini. Kami tahu semua orang akan meremehkan kami, dan di situlah letak peluang kami," ujarnya, sebagaimana dilansir Reuters.Pertandingan Kanada kontra Maroko pun diprediksi menjadi duel menarik antara tim kejutan yang bermain tanpa beban dan salah satu kekuatan baru sepak bola dunia yang berambisi mengulang, bahkan melampaui, pencapaian bersejarah mereka di Piala Dunia sebelumnya. 7
Sumber: Nusa Bali
admin adalah kontributor di Lurusin. Artikel ini diterbitkan pada 04 July 2026.
Komentar (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!