1 Juta Orang Nikmati Diskon Tarif Penyeberangan Feri
Program diskon tarif penyeberangan kapal feri yang digelar pemerintah selama periode libur sekolah telah dimanfaatkan oleh lebih dari satu juta orang. Hingga Minggu (5/7/2026), realisasi program stimulus ekonomi ini telah mencapai 90,04 persen dari target awal yang ditetapkan. Pemerintah menargetkan sebanyak 1.206.585 penumpang dan kendaraan dapat menikmati potongan tarif ini, dan saat ini sudah terealisasi sebanyak 1.086.400 penerima manfaat.
Program diskon ini berlangsung sejak 20 Juni hingga 5 Juli 2026, bertepatan dengan masa libur sekolah. Kebijakan ini merupakan bagian dari paket stimulus ekonomi yang diluncurkan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat. Diskon diberikan khusus untuk penumpang pejalan kaki, kendaraan golongan II (roda dua), dan kendaraan golongan IVA (mobil pribadi).
Rincian Penerima Manfaat
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, memberikan rincian detail mengenai penerima manfaat program diskon ini. Dari total 1.086.400 penerima, sebanyak 907.409 merupakan penumpang yang membawa kendaraan, dengan total kendaraan yang dilayani mencapai 341.210 unit. Sementara itu, penumpang pejalan kaki yang memanfaatkan diskon ini tercatat sebanyak 178.991 orang.
"Rincian dari penerima manfaat yakni sebanyak 907.409 penumpang dalam 341.210 kendaraan dan 178.991 penumpang pejalan kaki," ujar Aan Suhanan dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).
Realisasi Anggaran Subsidi
Dari sisi anggaran, penyerapan subsidi hingga 4 Juli 2026 telah mencapai 78,15 persen dari total target. Secara nominal, realisasi mencapai Rp21 miliar dari total pagu yang disediakan sebesar Rp26,9 miliar. Angka ini menunjukkan bahwa penyerapan anggaran berjalan cukup optimal, seiring dengan tingginya animo masyarakat yang memanfaatkan momentum libur sekolah untuk bepergian menggunakan transportasi laut.
Media kami mencatat bahwa program diskon tarif penyeberangan ini merupakan salah satu dari tiga paket stimulus ekonomi yang diluncurkan pemerintah. Selain sektor transportasi, stimulus juga menyasar sektor-sektor lain yang dianggap strategis dalam mendorong pergerakan ekonomi masyarakat, terutama pada masa liburan yang biasanya terjadi peningkatan mobilitas signifikan.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Antusiasme masyarakat terhadap program diskon ini cukup tinggi, terbukti dari capaian yang hampir mendekati target dalam waktu relatif singkat. Program ini tidak hanya meringankan beban biaya transportasi bagi masyarakat yang hendak bepergian, tetapi juga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian di daerah tujuan wisata. Dengan tarif yang lebih terjangkau, mobilitas masyarakat meningkat sehingga memberikan efek berganda bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
Secara keseluruhan, keberhasilan program ini dalam mendekati target menunjukkan bahwa kebijakan stimulus yang tepat sasaran dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Pemerintah pun diharapkan dapat mengevaluasi dan mempertimbangkan keberlanjutan program serupa di masa mendatang, terutama pada periode-periode dengan mobilitas tinggi seperti libur panjang atau musim mudik.
Comments (0)